Postingan

Menampilkan postingan dari 2021

Sederhana, Berdaya Guna

Gambar
  Mungkin beberapa dari kita sudah tidak asing lagi dengan alat di atas. Dari bentuknya sih mirip dengan galah untuk memetik buah di pohon, tapi tentunya itu bukan galah untuk mengambil jambu atau mangga, melainkan alat untuk mengganti lampu. Lalu apa spesialnya? bukankah biasa saja ya? Ya! Bagi sebagian orang sih mungkin tidak ada yang spesial dari alat tersebut, dari bentuknya saja sangat sederhana. Tapi, itu tidak berlaku bagiku. Aku sangat mengapresiasi orang yang pertama kali mencetuskan ide atau membuat tongkat pemasang/pengganti lampu (menurut google sih namanya begitu). Dengan bantuan tongkat lampu tersebut akhirnya aku bisa mengganti sendiri lampu-lampu di rumah yang sudah mati. Bagiku ini sebuah pecapaian, karena selama ini jika harus mengganti lampu selalu minta bantuan Bapak. Sejak Bapak gaada, gaada juga orang yang bisa dimintai tolong untuk mengganti lampu. Aku sangat merekomendasikan alat ini untuk orang-orang yang terlalu mager naik kursi atau pinjam tangga ke t...

AHA!

Berikut ini kumpulan kalimat yang spontan aja dibuat sebagai hikmah dari peristiwa yang pernah dialami ataupun hanya untuk menuangkan isi hati dan kepala.  "SEMANGAT. Ada hari esok yang menunggu versi yang lebih baik dari dirimu."  "Saat nilai hanya kurang nol koma sekian tuk tidak mengikuti ujian perbaikan, atau bahkan tuk mencapai indeks yang lebih besar, sakit memang. Tapi, itu adalah hal yang harus disyukuri karena jika itu tak terjadi, bisa jadi, akan lupa diri. Ambil saja hikmah yang membersamai." "Hakikatnya, Allah selalu membersamai. Hanya kadang, kita saja yang menjauhi. ....Sesungguhnya, Allah bersama kita (Q.S At-Taubah : 40)."  "Jatuh bukan suatu hal yang harus ditakutkan. Karena setelah jatuh, ada kesempatan bangkit yang menunggu untuk tidak disia-siakan."  "Dalam sebuah perjalanan, tak perlu mempermasalahkan tempat, yang penting bersama orang yang tepat, untuk mewarnai hidup yang singkat."  "Mengenal kata "CUKUP...

Indahnya Ukhuwah Islamiyah

 لا يُؤْمِنُ أَحَدُكُمْ حَتَّى يُحِبَّ لأَخِيهِ مَا يُحِبُّ لِنَفْسِ   “Salah seorang di antara kalian tidaklah beriman (dengan sempurna) sampai ia mencintai saudaranya sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri.” (HR. Bukhari dan Muslim)   عن أنس ، عن النبي صلى الله عليه وسلم ، قال : ثلاث من كن فيه وجد حلاوة الإيمان : أن يكون الله ورسوله أحب إليه مما سواهما ، وأن يحب المرء لا يحبه إلا لله ، وأن يكره أن يعود في الكفر كما يكره أن يقذف في النار  Dari Anas Ra, Nabi Muhammad Saw bersabda, “Ada tiga hal yang mana jika ada pada diri seseorang maka ia akan mendapatkan manisnya iman; jika Allah dan Rasul-Nya lebih ia cintai dari selain keduanya, jika ia mencintai seseorang karena Allah, jika ia benci kembali pada kekafiran sebagaimana ia tidak suka jika dilempakan ke neraka.” (HR.Bukhari)  Dua hadits di atas menyebutkan bahwa jika kita mencintai seorang saudara atau berorang-orang saudara (maksudnya lebih dari satu orang wkwkwk) karena Allah, maka kita akan mera...

Perbedaan Hari Raya

Cerita ini merupakan cerita anekdot yang menjadi tugas pelajaran Bahasa Indonesia saat kelas X. Entahlah isinya beneran anekdot atau bukan wkwkwk. ----- Pada suatu hari di sebuah tempat yang entah dimana keberadaannya, hiduplah seorang laki-laki yang bernama Darmo. Ketika itu, semua umat muslim akan menyambut bulan Ramadhan. Darmo pun mempersiapkan diri untuk menyambut bulan suci itu. Untuk mengetahui kapan bulan Ramadhan dimulai, maka Darmo menonton sidang itsbat di televisi. Dalam sidang itu Menteri Agama memutuskan bahwa tanggal 1 Ramadhan jatuh pada hari Jum’at. semua ormas Islam di Indonesia   juga akan mulai melaksanakan puasa pada hari jum’at, sehingga semua umat muslim di Indonesia serentak melaksanakan puasa Ramadhan pada hari Jum’at. Tak terasa hari demi hari berlalu hingga sampailah Darmo pada hari ke-28 Ramadhan. Biasanya pada tanggal ini pemerintah menggelar sidang itsbat penentuan 1 Syawal. Setelah pemerintah melakukan berbagai cara untuk menentukan 1 Syawal, maka Men...

Tak Ada Lagi

Tak ada lagi ketukan pintu di setiap pagi  Tak ada lagi seruan khas di setiap waktu istirahat  Tak ada lagi malam-malam larut depan televisi  Tak ada lagi yang selalu siap sedia mengantar jemput  Tak ada lagi yang diamnya adalah tanda perhatian  Tak ada lagi yang tak bisa bilang tidak  Tak ada lagi rencana-rencana yang akan jadi nyata  Tak ada lagi ia yang serba bisa  Tak ada lagi dag-dig-dug mendengar telepon masuk  Tak ada lagi rasa yang tak mengenakkan itu  Tak ada lagi rintihan rasa itu  Tak ada lagi kebersamaan  Tak ada lagi pertemuan  Tak ada lagi kata lengkap  Dan  Kuharap  Tak ada lagi duka yang tak tuntas

Jika Aku Seperti Sumayyah Binti Khayyath

Sumayyah binti Khayyath adalah salah seorang wanita sahabat angkatan islam pertama yang beriman. Keimanan Sumayyah, suami dan anaknya mengalami ujian dan tekanan luar biasa dari kaum musyrikin. Mereka sekeluarga dipakaikan baju besi di bawah terik matahari dan diseret ke tengah padang pasir yang panas.  Keimanan, keteguhan dan kesabaran keluarga ini semakin bertambah dibawah tekanan dan siksaan. Sumayyah tetap bersabar dibawah tekanan abu jahal. Tekadnya tidak nelemah dan imannya tidak kendur. Abu jahal menyiksa sumayyah dengan berbagai cara, baik dengan mencela maupun menghina. Setiap Abu Jahal mengucapkan kata-kata kasar kepada Sumayyah, Sumayyah akan menjawab dengan jawaban tegas yang membuat Abu jahal murka. Maka dengan kebengisan dan kekejaman Abu Jahal menusukkan tombaknya pada kemaluan Sumayyah yang menjadikannya wanita yang syahid pertama di jalan Allah.  Kesabaran Sumayyah adalah kesabaran seorang pahlawan. Ketabahan dalam keimanannya yang telah di tempa patut dijadik...

Tersadar…

Tak terasa beberapa menit berlalu dengan hanya memandang sebuah kain berwarna biru yang mirip jubah itu ditambah dengan topi berbentuk segi empat dan medali berwarna perunggu dengan logo gajah di tengahnya. Sejak mengambilnya tadi pagi, selalu terselip perasaan bahagia, bangga, sekaligus lega bercampur satu menjadi sebuah perasaan yang tak dapat diungkapkan dengan kata-kata. Hanya mata yang berkaca-kaca karena haru yang dapat menjelaskannya.   Rasanya baru kemarin menjadi mahasiswa baru, melewati jalan Ganesha, menuju ruang kelas dengan semangat membara. Tapi tiba-tiba saja aku harus mengambil toga untuk kemudian diwisuda. Padahal nyatanya ada proses “kerja lembur bagai kuda” didalamnya.   Lalu ingatanku melanglang buana, bernostalgia ke masa dimana aku masih memakai seragam putih-biru.   Aku yang sudah beberapa kali mengikuti lomba pramuka dan lomba cerdas cermat agama islam sejak SD, memiliki keinginan untuk melanjutkan kebiasaan mengikuti perlombaan itu. Tapi minatku m...

Aku Lelah...

Gambar
  Sebuah selfreminder untukku dan aku dedikasikan untuk sahabatku yang merasakan hal yang sama. Saat kamu merasa lelah dengan segala beban akademik yang menyerang dan bahkan membuat kamu merasa tak sanggup lagi untuk berdiri, sujudlah minta pada Sang Maha Pengatur hidup ini untuk membantumu menyelesaikannya. Tak perlu kau tanggung beban itu sendirian karena kau takkan sanggup. Maka biarlah tangan-tangan tuhan turut membantumu.   Saat kamu merasa lelah dan malas untuk mengerjakan tugas-tugas yang tiada habisnya, ingatlah perjuanganmu sebelumnya. Saat kamu tak henti-hentinya belajar setiap saat dan tak bosan-bosannya berdo'a setiap shalat untuk mendapatkan posisimu sekarang. Apakah pantas keluhan dan malas menjadi bentuk syukur atas terbayarnya usaha dan do'amu?  Ingat pula kamu adalah orang terpilih yang dapat menempuh pendidikan di perguruan tinggi. Di luar sana banyak sekali orang yang gagal mendapatkan posisimu saat ini. Lalu apakah kamu akan menyia-nyiakan kesempatan ...

Kupas Ringkas Sekuel 5 CM: Aku, Kamu, Samudera dan Bintang-bintang

Gambar
  Penulis:  Donny Dhirgantoro Penerbit: Grasindo Tahun Terbit: 2020 Jumlah Halaman: 501 ISBN: 9786020524665   "Hangatnya sebuah persahabatan kadang membuktikan kalau hidup bisa baik-baik saja walau tanpa cinta" (Hal. 35)   Merupakan kelanjutan kisah persahabatan Zafran, Genta, Arial, Ian dan Riani dari novel 5 cm yang terbit pada tahun 2005. Menceritakan kelanjutan kisah persahabatan mereka berlima sejak kepulangan dari Mahameru. Bahwa kenyataannya, setelah perjalanan Mahameru selesai mereka akan kembali ke realita kehidupan masing-masing. Dengan kehidupan yang terus berlanjut dan masalah yang dihadapi oleh Zafran, Genta, Arial, Ian dan Riani membuat mereka merencanakan sesuatu, demi tetap terjaganya ikatan persahabatan diantara mereka dan demi terlepasnya beban yang ada di pundak mereka.     Kisah tentang persahabatan, mimpi, harapan, cinta dan perjuangan yang sangat seru untuk dinikmati. Kembali menyajikan keindahan di beberapa tempat Indonesia sebagaiman...